Dampak New Normal Bagi Kesehatan Pelajar
Ardi Aryanto
Indonesia akan segera menerapkan kebijakan baru yaitu New Normal. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Juru Bicara penanganan Covid-19, yaitu Achmad Yurianto. Lantas apa itu New Normal ? menurut Achmad dalam keterangannya yaitu tatanan, kebiasaan dan perilaku yang baru berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan dari New Normal berdasarkan pendapat Menko Airlangga untuk memperkuat sisi kesehatan dan juga ekonomi. Jadi kegiatan New Normal ini mengajak masyarat untuk kembali produktif termasuk juga para pelajar, karena telah lama tidak melaksanakan pendidikan formal di sekolah.
Memang dari segi pendidikan, kebijakan New Normal ini memiliki dampak yang positif, karena memutar kembali roda pendidikan sehingga mengurangi ketertinggalan materi pelajaran. Namun bagaimana dengan segi kesehatan apakah akan berdampak positif?. Jika melihat kasus yang sama dari negeri gingseng Korea Selatan maka jelas sekali membuka kembali sekolah, menimbulkan dampak negattif yaitu meledaknya jumlah kasus positif disana, bahkan dalam sehari saja terjadi 79 kasus baru yang dilaporkan. Tentu hal tersebut bisa dijadikan cerminan, apabila Indonesia ingin menerapkan hal yang sama. Korea selatan yang memiliki kebijakan penanganan Covid-19 tersukses saja mengalami lonjakan yang signifikan. Tentu kebijakan New Normal tersebut perlu dikaji ulang oleh pemerintah, mengenai dampak yang lebih besar yang akan terjadi apabila diterapkan.
Komentar
Posting Komentar